Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar Berpartisipasi dalam Aksi Beach Clean Up 2026 di Pantai Kenjeran

Minggu, 7 Juni 2026 WIB

Surabaya, 6 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Laut Sedunia (World Ocean Day) 2026 dan Coral Triangle Day, Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar melalui Satuan Pelayanan Surabaya berpartisipasi dalam kegiatan Beach Clean Up 2026 yang diselenggarakan di Pantai Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye kepedulian terhadap kelestarian laut yang diinisiasi oleh Marine Buddies Denpasar bersama WWF Indonesia serta didukung oleh berbagai mitra dan komunitas peduli lingkungan.

Pantai Kenjeran dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu kawasan pesisir yang memiliki peran penting bagi Kota Surabaya. Selain menjadi kawasan wisata dan pusat aktivitas masyarakat pesisir, wilayah ini juga menjadi lokasi pendaratan nelayan serta menerima aliran dari beberapa saluran air perkotaan, sehingga menghadapi tantangan berupa penumpukan sampah laut dan sampah kiriman yang berpotensi mengganggu kualitas lingkungan pesisir.

Kegiatan aksi bersih pantai melibatkan sekitar 130 peserta dan 25 panitia yang berasal dari berbagai instansi, perguruan tinggi, sekolah, komunitas, dan organisasi pemerhati lingkungan. Selain Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar Satpel Surabaya, kegiatan ini juga diikuti oleh Loka Pengelolaan Ruang Laut (Loka PRL) Serang Satpel Surabaya, mahasiswa dari Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, UPN Veteran Jawa Timur, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Poltekkes Kemenkes Surabaya, STIE, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Surabaya, siswa dari SMA Negeri 8 Surabaya, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, SMK Muhammadiyah 2 Taman, SDN Romokalisari 132, serta berbagai komunitas pelestari lingkungan.

Sebelum pelaksanaan aksi bersih pantai dimulai, perwakilan Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar Satpel Surabaya, Marendra Erlangga, menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir sebagai bagian dari upaya pelestarian ekosistem laut. Dalam sambutannya disampaikan bahwa aksi beach clean up tidak hanya bertujuan mengurangi sampah di pesisir, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mencegah sampah masuk ke laut.

Selanjutnya, panitia membagi peserta ke dalam beberapa kelompok untuk menyisir area pantai dengan membawa karung sampah. Berbagai jenis sampah berhasil dikumpulkan selama kegiatan, antara lain sampah plastik seperti sedotan, kantong plastik, gelas minuman sekali pakai, dan kantong kresek; sampah alat tangkap perikanan yang sudah tidak digunakan seperti potongan jaring nilon dan pengikat kotak styrofoam; sampah organik yang terbawa arus pasang; serta sampah residu, termasuk puntung rokok dan popok sekali pakai.

Dari hasil kegiatan tersebut berhasil dikumpulkan sampah sebanyak 548,72 kilogram, yang selanjutnya disalurkan ke tempat pemrosesan akhir (TPA) untuk penanganan lebih lanjut. Hasil ini menunjukkan bahwa persoalan sampah laut masih menjadi tantangan yang memerlukan perhatian dan aksi nyata secara berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Balai Pengelolaan Kelautan Denpasar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan pesisir dan laut melalui kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, komunitas, dunia pendidikan, dan masyarakat. Momentum peringatan Hari Laut Sedunia diharapkan semakin memperkuat kepedulian bersama terhadap pengurangan sampah laut serta mendorong terwujudnya ekosistem pesisir yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Logo Logo
PPID BALAI PENGELOLAAN KELAUTAN DENPASAR
Kementerian Kelautan dan Perikanan

Jalan Bypass Ida Bagus Mantra KM 16.7 (sebelah pabrik semen Sarana Beton Perkasa), Pering, Kec. Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali

(0361) 4794821

Email: BPKel.denpasar@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Hubungi Kami
Total Pengunjung : 21354
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia