Loka PK Pekanbaru Melakukan Kunjungan Silaturahmi dan Penjajakan Peluang Kemitraan ke Yayasan Ecology Kepulauan Riau
Jumat, 27 Maret 2026 WIB
Tanjung Pinang (27/03), Kegiatan ini diawali dengan sesi silaturahmi antara Loka PK Pekanbaru dan Yayasan Ecology Kepulauan Riau yang berlangsung dalam suasana diskusi terbuka dan kolaboratif. Pada tahap awal, kedua pihak saling memperkenalkan tugas dan fungsi kelembagaan masing-masing, khususnya pasca perubahan struktur organisasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Perubahan tersebut turut berdampak pada penyesuaian wilayah kerja, penempatan pegawai, serta mekanisme koordinasi di tingkat lapangan, sehingga diperlukan penyamaan persepsi untuk memastikan kesinambungan program konservasi di wilayah Kepulauan Riau.
Selanjutnya, pembahasan difokuskan pada program-program konservasi yang telah dan sedang dilaksanakan oleh Yayasan Ecology, khususnya di wilayah Mapur dan Berakit. Disampaikan bahwa kegiatan konservasi tetap berjalan meskipun menghadapi keterbatasan dukungan pendanaan dari donor. Program di Mapur sendiri berfokus pada konservasi penyu dan terumbu karang, sementara di Berakit juga dilakukan berbagai kegiatan berbasis masyarakat, termasuk upaya perlindungan ekosistem pesisir. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dari Yayasan Ecology dalam menjaga keberlanjutan program konservasi di lapangan.
Dalam diskusi juga dibahas potensi dukungan dari berbagai pihak, termasuk keterlibatan sektor swasta seperti PLN melalui program CSR dan TJSL. Dukungan tersebut diwujudkan dalam berbagai kegiatan lingkungan, seperti relokasi penangkaran, aksi bersih pesisir, serta rehabilitasi mangrove dengan skala kegiatan berbasis kelompok masyarakat. Program-program ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui sinergi dengan Loka PK Pekanbaru, khususnya dalam memperluas jangkauan manfaat dan penguatan kapasitas kelompok lokal.
Selain itu, kedua pihak juga membahas tantangan dalam pengelolaan kawasan konservasi, termasuk potensi konflik tata ruang antara kepentingan industri maritim dan upaya perlindungan lingkungan. Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah pembangunan fasilitas pariwisata di dalam kawasan konservasi, yang memerlukan penguatan aspek perizinan, kajian kesesuaian ekosistem, serta kewajiban pelaku usaha untuk bermitra dengan pengelola kawasan. Hal ini menjadi penting untuk memastikan bahwa pemanfaatan ruang laut tetap sejalan dengan prinsip konservasi.
Pada aspek teknis, diskusi turut mencakup kegiatan pendataan biota laut dilindungi seperti penyu, dugong, dan terumbu karang. Metode yang digunakan antara lain foto identifikasi (photo ID) dan penandaan (tagging) untuk mendukung pemantauan populasi. Kedua pihak sepakat bahwa ketersediaan data yang terintegrasi dan berkelanjutan menjadi kunci dalam mendukung pengambilan kebijakan serta pelaporan program konservasi.
Sebagai penutup, pertemuan ini menghasilkan kesepahaman awal terkait peluang kemitraan antara Loka PK Pekanbaru dan Yayasan Ecology Kepulauan Riau. Kolaborasi yang direncanakan mencakup penguatan program konservasi, peningkatan kapasitas, serta pengembangan jejaring kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Diharapkan, sinergi ini dapat menjawab tantangan keterbatasan anggaran dan dinamika mitra, sekaligus memperkuat upaya perlindungan ekosistem pesisir dan laut di wilayah Kepulauan Riau.
JALAN BUDI LUHUR KELURAHAN MENTANGOR PEKANBARU-RIAU 28286
Telp : (0761) 8404510 Hotline WA : 0811666642
Email: lpk.pekanbaru@kkp.go.id
Call Center KKP: 141