Dalam Rangka Meningkatkan Keberhasilan Konservasi Penyu, Loka PK Pekanbaru Melaksanakan Kegiatan Supervisi Perlindungan Penyu di Pulau Mangkai

Minggu, 5 Juli 2026 WIB

Loka PK Pekanbaru Gerai Anambas Letung melaksanakan kegiatan supervisi perlindungan penyu di Pulau Mangkai pada tanggal 4-5 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memantau kondisi terkini kegiatan konservasi penyu di Pulau Mangkai, permasalahan yang terjadi di lapang, dan memastikan kegiatan pendataan penyu dilakukan sesuai dengan pedoman teknis yang berlaku. Dalam kegiatan ini, tim supervisor ikut serta dan terlibat dalam kegiatan rutin harian enumerator penyu dalam melakukan konservasi penyu.

 

 

Kegiatan yang dilakukan oleh tim supervisor bersama dengan enumerator penyu meliputi pemantauan pendaratan penyu, evakuasi telur penyu dari sarang alami ke sarang semi alami, pengukuran morfologi penyu, pemasangan metal tag untuk pendataan penyu, pengukuran jejak penyu, dan pelepasan tukik penyu. Jumlah penyu yang terpantau mendarat selama kegiatan supervisi yaitu sebanyak 9 ekor, terdiri dari 5 ekor penyu hijau dan 4 ekor penyu sisik, dimana 2 ekor penyu hijau dan 1 ekor penyu sisik mendarat di Pantai Empung, 2 ekor penyu hijau dan 1 ekor penyu sisik mendarat di Pantai Teluk Kado, 1 ekor penyu sisik mendarat di Pantai Mempua, 1 ekor penyu sisik mendarat di Pantai Suit, dan 1 ekor penyu hijau mendarat di Pantai Sekanji. Dari 9 ekor penyu yang mendarat, sebanyak 3 ekor penyu hijau dan 4 ekor penyu sisik terpantau bertelur, yaitu 2 ekor penyu hijau dan 1 ekor penyu sisik di Pantai Empung, 1 ekor penyu hijau dan 1 ekor penyu sisik di Pantai Teluk Kado, 1 ekor penyu sisik di Pantai Mempua, dan 1 ekor penyu sisik di Pantai Suit.

 

Evakuasi telur penyu dilakukan untuk menyelamatkan telur penyu dari ancaman pencurian telur dan predasi oleh predator. Jumlah telur yang dievakuasi selama kegiatan supervisi yaitu sebanyak 803 butir, dengan rincian 326 butir telur penyu hijau dan 477 butir telur penyu sisik, dimana jumlah telur yang dievakuasi dari sarang penyu yang bertelur di Pantai Empung sebanyak 218 butir telur penyu hijau dan 84 butir telur penyu sisik, Pantai Teluk Kado sebanyak 108 butir telur penyu hijau dan 102 butir telur penyu sisik, Pantai Mempua sebanyak 165 butir telur penyu sisik, dan Pantai Suit sebanyak 126 butir telur penyu sisik. Telur penyu yang dievakuasi dari Pantai Empung dan Pantai Teluk Kado selanjutnya akan dierami di sarang semi-alami di Mangkai Utara, sementara telur penyu yang dievakuasi dari Pantai Mempua, Pantai Suit, dan Pantai Sekanji akan dierami di sarang semi-alami di Mangkai Selatan.

 

  

 

Pengukuran morfologi penyu dan pemasangan metal tag dilakukan pada penyu yang mendarat di Pantai Empung. Pengukuran morfologi penyu dilakukan pada panjang dan lebar karapas dan flipper depan dan belakang penyu. Berdasarkan hasil pengukuran morfologi, penyu hijau yang mendarat di Pantai Empung saat kegiatan supervisi berlangsung memiliki ukuran panjang karapas 102 cm dan 94 cm, sementara penyu sisik yang mendarat memiliki ukuran panjang karapas 105 cm. Kemudian, dari 3 ekor penyu yang mendarat di Pantai Empung, 1 ekor penyu hijau dan 1 ekor penyu sisik ditemukan memiliki metal tag yang telah terpasang pada flipper depan, mengindikasikan bahwa kedua individu penyu tersebut telah mendarat lebih dari 1 kali di Pantai Empung, sementara 1 ekor penyu hijau lainnya tidak memiliki metal tag yang telah terpasang, sehingga tim enumerator melakukan pemasangan metal tag baru pada individu penyu tersebut. Sementara itu, tim enumerator juga melakukan pengukuran jejak penyu yang mendarat di seluruh pantai di Pulau Mangkai, dimana penyu hijau yang mendarat memiliki ukuran lebar jejak luar berkisar antara 69 cm hingga 113 cm, sementara penyu sisik yang mendarat memiliki ukuran lebar jejak luar berkisar antara 62 cm hingga 94 cm.

 

 

Pelepasan tukik penyu dilakukan pada sarang semi alami yang telah menetas. Pada kegiatan supervisi, sebanyak 3 sarang telah berhasil menetas, dengan rincian 1 sarang penyu sisik di Mangkai Utara dan 2 sarang penyu hijau di Mangkai Selatan. Jumlah tukik penyu sisik yang dilepaskan di Mangkai Utara yaitu sebanyak 81 ekor, sementara jumlah tukik penyu hijau yang dilepaskan di Mangkai Selatan yaitu sebanyak 128 ekor. Pelepasan tukik merupakan tujuan utama dari keseluruhan rangkaian kegiatan konservasi penyu yang dilaksanakan, dimana kegiatan evakuasi sarang penyu, pendataan penyu, hingga penetasan bertujuan untuk meningkatkan jumlah populasi tukik yang berhasil menetas dan kembali ke laut, sehingga harapannya jumlah tukik yang selamat dan tumbuh menjadi penyu dewasa dapat meningkat.

 

Hingga Juli 2026, capaian kegiatan konservasi penyu di Pulau Mangkai yaitu telah berhasil melakukan evakuasi sarang penyu sebanyak 192 sarang dengan jumlah telur dievakuasi sebanyak 27.019 butir, jumlah tukik yang berhasil menetas dan dilepaskan yaitu sebanyak 7.546 ekor, dan jumlah metal tag yang telah terpasang yaitu sebanyak 37 buah. Selain itu, dengan peresmian program eduwisata penyu dan adopsi sarang penyu di Pulau Mangkai oleh Kepala Loka PK Pekanbaru pada Webinar LENS Seri 3 pada tanggal 26 Juni 2026 yang lalu, diharapkan program konservasi penyu di Pulau Mangkai dapat semakin berkembang dan mandiri dalam perlindungan penyu dan peningkatan perekonomian masyarakat Desa Keramut.

Logo Logo
PPID LOKA PENGELOLAAN KELAUTAN PEKANBARU
Kementerian Kelautan dan Perikanan

JALAN BUDI LUHUR KELURAHAN MENTANGOR PEKANBARU-RIAU 28286

Telp : (0761) 8404510 Hotline WA : 0811666642

Email: lpk.pekanbaru@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Hubungi Kami
Total Pengunjung : 93425
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia