CARI TAU YUK ARWANA YANG KITA PELIHARA
Jumat, 13 Desember 2024 WIB
Oleh Gleni Hasan Huwoyon
Ikan Arwana merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang bernilai ekonomis tinggi dengan beragam variasinya. Dalam perdagangan internasional, ikan Arwana menempati komoditas kedua terbesar dalam nilai ekspor Indonesia setelah ikan koi. Umumnya, harga ikan Arwana ditentukan oleh jenis, ukuran, dan ciri khas yang menjadi daya tarik tersendiri di kalangan pecinta ikan hias.
Beberapa pencinta dan hobiis Arwana meyakini adanya mitos terhadap ikan ini yang dianggap dapat membawa peruntungan atau “hokky”. Hal inilah yang menyebabkan harga ikan Arwana di pasaran selalu tinggi dan stabil, tidak seperti ikan-ikan hias jenis lainnya.
Jenis ikan Arwana yang paling diminati adalah Arwana Asia. Ikan Arwana Asia merupakan jenis ikan terdaftar dalam daftar spesies langka yang berstatus "terancam punah" (IUCN, 2004). Jumlah spesies ini menurun disebabkan tingginya perdagangan ikan hias ini karena nilai jualnya yang tinggi sebagai ikan hias akuarium, terutama oleh masyarakat Asia.
Ikan Arwana jenis asia, umumnya berwarna keperak-perakan. Arwana Asia juga disebut "Ikan Naga" karena sering dihubung-hubungkan dengan naga dari mitologi Tionghoa. Ikan Arwana menjadi favorit bagi banyak orang karena ukurannya yang besar dan warna sisiknya yang menawan. Menurut Field Guide to The Freshwater Fishes of Australia karya G.R. Allen, et al., ikan Arwana adalah ikan bertulang yang hidup di air tawar dan berasal dari keluarga Osteoglossidae.
Sumber Gambar: www.arowana.co.uk – modified
Gambar 1. Anatomi Ikan Arwana Secara Umum
Secara taksonomi, ikan Arwana memiliki klasifikasi ilmiah sebagai berikut :
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Sub filum : Vertebrata
Kelas : Pisces
Sub kelas : Teleostei
Ordo : Malacopterygii
Famili : Osteoglossidae (Bonytongues)
Genus : - Sclerophages
- Osteoglossum
- Heterotis
- Arapaima
Species : - Sclerophages formosus (Müller and Schlegel, 1840)
- Sclerophages jardinii (Saville-Kent, 1892)
- Sclerophages leichardti (Günther, 1864)
- Sclerophagus inscriptus (Roberts, 2012)
- Osteoglossum ferreirai (Kanazawa, 1966)
- Osteoglossum bicirrhosum (Cuvier, 1829)
- Heterotis niloticus (Cuvier, 1829)
- Arapaima gigas (Schinz, 1822)
Jenis-jenis ikan Arwana:
a. Ikan Arapaima (Arapaima gigas)
Ikan Arapaima merupakan jenis ikan air tawar terbesar di dunia, dan berhabitat asli perairan tropis di Amerika Selatan. Ikan ini termasuk dalam famili Osteoglossidae, mempunyai nama lain Pirarucu di Brasil atau Paiche di Peru. Ikan Arapaima dapat tumbuh maksimal sepanjang 3 meter dan mempunyai berat 200 kilogram pada habitat aslinya. Populasi ikan Arapaima ini mulai terancam dikarenakan banyak kolektor ikan memburu ikan eksotis ini untuk dijadikan salah satu koleksi pribadinya. Pada habitat aslinya di Amerika Selatan, ikan ini banyak ditangkap untuk diekspor karena harganya yang mahal, selain itu masyarakat lokal juga mengonsumsi ikan ini. Akibatnya populasi ikan arapaima mulai menyusut dan semakin jarang ditemukan di alam liar. Arapaima merupakan ikan yang sering muncul ke permukaan untuk mengambil oksigen.
Sumber Gambar: akuariumhias.blogspot
Gambar 2. Ikan Arapaima (Arapaima gigas)
b. Ikan Arwana Afrika (Heterotis niloticus)
Ikan Arwana Afrika merupakan ikan yang memiliki berbadan panjang dengan sisik mengkilap yang menonjol, mirip dengan jenis arwana lainnya. Sirip dubur dan punggungnya terletak jauh di belakang tubuhnya. Arwana Afrika memiliki ekor yang membulat. Warnanya bisa abu-abu, coklat, atau perunggu. Saat dewasa, Arwana Afrika memiliki warna yang konsisten di seluruh tubuhnya. Ikan remaja mungkin memiliki garis-garis gelap di sepanjang anatominya. Arwana Afrika merupakan ikan air tawar dan dapat ditemukan di daerah aliran sungai di seluruh Afrika, antara lain Sungai Nil, Danau Chad, dan Danau Turkana. Ikan ini memiliki kemampuan bernapas dan menggunakannya untuk bertahan hidup di air yang kekurangan oksigen. Ikan Arwana Afrika dapat tumbuh maksimal sepanjang 1 meter dan mempunyai berat 10 kilogram pada habitat aslinya.
Sumber Gambar: hippocampus-bildarchiv
Gambar 3. Ikan Arwana Afrika (Heterotis niloticus)
c. Ikan Arwana Silver Brazil (Osteoglossum bicirrhosum)
Sesuai dengan namanya, ikan ini berasal dari Brazil. Ikan Arwana Brazil atau dikenal sebagai Arwana Silver, sering dijumpai di Indonesia dan termasuk jenis yang paling populer karena harganya yang terjangkau. Karakteristik dari jenis ikan Arwana Silver adalah bentuk tubuh dan sirip panjang dengan warna silver di seluruh tubuhnya. Ikan ini punya kemampuan untuk melompat tinggi di udara saat menangkap mangsanya, yaitu serangga. Ukuran ikan dewasa bisa mencapai 1 meter.
Sumber Gambar: ikanfauna.blogspot
Gambar 4. Ikan Arwana Silver Brazil (Osteoglossum bicirrhosum)
d. Ikan Arwana Silver Albino (Osteoglossum bicirrhosum)
Sesuai dengan jenisnya yaitu albino, ikan ini memiliki pupil mata berwana merah. Ikan ini dikenal dengan nama dagang Arwana Silver Albino. Karakteristik dari jenis ikan Arwana Silver Albino yaitu memiliki bentuk tubuh dan sirip panjang dengan warna kuning di seluruh tubuhnya. Ikan ini sekerabat dengan ikan Arwana Silver. Ukuran ikan dewasa bisa mencapai 1 meter.
Sumber Gambar: ikanfauna.blogspot
Gambar 5. Ikan Arwana Silver Albino (Osteoglossum bicirrhosum)
e. Ikan Arwana Black Brazil (Osteoglossum ferreirai)
Ikan ini berasal dari Brazil. Ikan Arwana Black Brazil sangat sulit dijumpai di Indonesia dan termasuk jenis ikan yang memiliki harga yang lumayan tinggi. Karakteristik dari jenis ikan Arwana Black Brazil memiliki bentuk tubuh dan sirip panjang dengan warna sirip bergaris hitam. Ikan ini sama seperti Arwana Silver yaitu mempunyai kemampuan untuk melompat tinggi di udara saat menangkap mangsanya, yaitu serangga. Ukuran ikan dewasa bisa mencapai 1 meter.
Sumber Gambar: ikanfauna.blogspot
Gambar 6. Ikan Arwana Black Brazil (Osteoglossum ferreirai)
f. Ikan Arwana Myanmar (Sclerophages inscriptus)
Ikan Arwana Myanmar memiliki nama lain yaitu Arwana Batik dan sangat mirip dengan arwana hijau baik dalam warna maupun penampilannya. Tetapi Arwana Myanmar merupakan ikan yang special, karena memiliki marking atau corak yang indah di seluruh tubuhnya. Marking atau corak tersebut menyerupai tato perang suku dari peradaban Polinesia kuno. Karena itu, Arwana Myanmar menjadi semakin populer di kalangan penggemar ikan hias. Arwana ini ditemukan di Sungai Tanintharyl dekat semenanjung Myanmar. Ikan ini merupakan ikan air tawar dan sebelumnya dipanen untuk dimakan penduduk setempat. Ikan Arwana Myanmar pada habitat aslinya dapat tumbuh 1 meter dan mempunyai berat sekitar 4 kilogram.
Sumber Gambar : www.aquaportal.com
Gambar 7. Ikan Arwana Myanmar (Sclerophages inscriptus)
g. Ikan Arwana Leichardti (Sclerophages leichardti)
Ikan Arwana Leichardti merupakan salah satu jenis ikan arwana yang hidup di perairan tawar keruh di Australia Selatan. Ikan ini dikenal juga dengan sebutan Australian Arwana, spotted saratonga. Punggungnya cukup rata dan sirip punggungnya terletak di dekat ekornya. Tubuhnya panjang dan ditutupi sisik besar. Setiap skala memiliki titik merah muda atau merah di atasnya.. Berat ikan ini dapat mencapai 4 kg dengan panjang sekitar 90 cm. Jika dibandingkan dengan jenis Arwana lainnya, ikan ini memiliki sisik yang lebih lembut.
Sumber Gambar : pakawat parichatsakul
Gambar 8. Ikan Arwana Leichardti (Sclerophages leichardti)
h. Ikan Arwana Jardini (Sclerophages jardinii)
Ikan Arwana ini dikenal juga dengan sebutan Arwana Papua, gulf saratonga. Ikan ini memiliki nama lain yaitu Arwana Jardini. Tubuhnya berwarna kuning keemasan namun tidak terlalu terang dan mencolok. Berat ikan ini dapat mencapai 17 kg dengan panjang sekitar 90 cm. Jika dibandingkan dengan jenis Arwana lainnya, ikan ini memiliki sisik yang lebih lembut.
Sumber Gambar : Muséum-Aquarium de Nancy/B. Alenda
Gambar 9. Ikan Arwana Jardini (Sclerophages jardinii)
i. Ikan Arwana Green Pino (Sclerophages formosus)
Ikan Arwana Green Pino memiliki ukuran kepala yang lebih besar daripada jenis Arwana asia lainnya. Ikan yang disebut Green Pino ini berasal dari berbagai negara di Asia, seperti Kamboja, Malaysia, Myanmar, dan Indonesia. Ikan ini punya warna unik, terlihat seperti perpaduan antara kuning, emas dan hijau yang samar. Ikan ini mampu tumbuh dewasa hingga panjang 90 cm.
Sumber Gambar: planetarowana.com
Gambar 10. Ikan Arwana Green Pino (Sclerophages formosus)
j. Ikan Arwana Banjar Red (Sclerophages formosus)
Ikan ini dinamakan Arwana Banjar Red, meskipun tidak tampak berwarna merah. Ikan ini memiliki sirip berwarna jingga dengan ekor kekuningan. Ikan ini umumnya ditemukan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Panjang ikan Arwana Banjar red dapat mencapai 90 cm. Pergerakan ikan ini sangat aktif sehingga dibutuhkan kapasitas akuarium yang besar. Banjar red arowana harganya lebih mahal dari Arwana Silver Brazil dan Green Pino.
Sumber Gambar: Tropical Fish Pictures
Gambar 11. Ikan Arwana Banjar Red (Sclerophages formosus)
k. Ikan Arwana Golden Red (Sclerophages formosus)
Ikan Arwana Golden Red dikenal dengan banyak nama seperti Red Tail Golden (RTG) level 4 ring warna gold punggung berwarna gelap, High Back Golden (HBG) level 5 ring warna gold punggung sedikit yang berwarna gelap dan Cross Back Golden (XBG) Arwana memiliki full warna gold. Ikan ini berasal dari daerah Riau, Pekanbaru, serta wilayah Sumatera lainnya. Ikan ini merupakan ikan hias asli Indonesia yang langka dan memiliki sifat natural agresif sehingga sulit ditangkap. Dewasanya ikan ini dapat bertumbuh besar hingga 90 cm dengan warna sirip biru, hijau, dan keemasan.
Sumber Gambar: majalahhewan.com
Gambar 12. Ikan Arwana Golden Red (Sclerophages formosus) Red Tail Golden (RTG)
Sumber Gambar: pinterest.com
Gambar 13. Ikan Arwana Golden Red (Sclerophages formosus) High Back Golden (HBG)
Sumber Gambar: verrys
Gambar 14. Ikan Arwana Golden Red (Sclerophages formosus) Cross Back Golden (XBG)
l. Ikan Arwana Super Red (Sclerophages formosus)
Sesuai dengan namanya, ikan hias ini memiliki tubuh berwarna merah yang menonjol. Dalam bahasa lokal, ikan ini dikenal dengan nama Siluk merah, warna merah dari jenis ikan jenis ini terbagi menjadi beberapa macam yaitu merah darah (blood red), merah cabai (chili red), merah orange (papaya red). Arwana super red merupakan salah satu jenis Arwana paling disukai oleh para kolektor. Ikan Arwana Super Red berasal dari Sungai Kapuas dan Danau Sentarum, yang berada di Kalimantan Barat, Indonesia. Kedua wilayah tersebut adalah habitat aslinya. Ikan ini berstatus “endangered” atau terancam punah (IUCN, 2004). Di habitat aslinya ikan Arwana Super Red semakin sulit dijumpai populasinya karena kemampuan perkembangbiakannya yang rendah dan akibat dari penangkapan liar.
Pada kalangan tertentu, ikan ini dipercaya membawa keberuntungan, karenanya ikan ini terus diburu dan memilki harga jual yang tinggi. Dalam perdagangan internasional, Arwana Super Red merupakan varian terbaik dan termahal dari semua jenis Arwana yang tersebar di seluruh dunia. Saat ini usaha budidaya ikan Arwana Super Red telah berkembang dan berhasil meningkatkan perekonomian masyarakat.
Sumber Gambar: jasa pembuatan website Surabaya
Sumber Gambar: https://nakamaaquatics.id/
Gambar 15. Ikan Arwana Super Red (Sclerophages formosus)
m. Ikan Arwana Albino (Sclerophages formosus)
Kelainan genetik dapat terjadi pada semua mahluk hidup, tidak terkecuali pada Ikan Arwana. Ikan Arwana Albino merupakan kelainan genetik yang terjadi pada ikan Arwana Super Red. Ikan ini memiliki tubuh berwarna kuning dengan pupil mata berwana merah. Ikan Arwana Albino merupakan termasuk jenis ikan Arwana yang langka dan sampai saat ini masih menjadi incaran para kolektor. Ikan Arwana Albino merupakan jenis ikan Arwana yang termahal yang sampai saat ini hanya bisa ditandingi oleh Ikan Arwana Platinum.
Sumber Gambar: https://infoinz.com/
Gambar 16. Ikan Arwana Albino (Sclerophages formosus)
n. Ikan Arwana Platinum (Sclerophages formosus)
Sesuai dengan namanya, ikan hias ini memiliki tubuh berwarna putih bersih. Ikan Arwana Platinum merupakan salah satu jenis Arwana yang langka yang banyak diminati oleh para kolektor. Saking langkanya, saat ini Arwana Platinum merupakan jenis ikan Arwana yang termahal.
Sumber Gambar: pinterest.com by Wil Christian
Gambar 17. Ikan Arwana Platinum (Sclerophages formosus)
Dari beberapa jenis ikan Arwana yang telah jelaskan di atas, ikan Arwana Super Red adalah ikan yang paling diminati dan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi serta pasar yang luas baik lokal maupun internasional. Selain itu, ikan Arwana Super Red elah dikuasai teknologi budidayanya sehingga dapat dibudidayakan oleh masyarakat. Ikan Arwana Super Red menjadi acuan dalam usaha mengembangkan usaha kegiatan budidaya Arwana pada umumnya.
Jl. Perikanan No. 13 Pancoran Mas Depok
085171604719
Email: publikasi.bppbih@gmail.com
Call Center KKP: 141