Dua Bulan Gernas BCL, Nelayan Pulau Buluh Bersihkan Laut Kota Batam dari 28 Ton Sampah

Kamis, 11 Juli 2024 WIB

Batam – Setelah melewati dua bulan perjalanan Gerakan Nasional (Gernas) Bulan Cinta Laut (BCL) di Kota Batam, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang menyelenggarakan Penutupan Gernas BCL Kota Batam pada Kamis (11/07) di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM), Kelurahan Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam. Pada kegiatan ini turut melibatkan Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Dit. P4K), Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dinas Perikanan Kota Batam, Badan Keamanan Laut, Camat Bulang, Lurah Pulau Buluh, Institut Teknologi Batam, Free The Sea, Seven Clean Seas, Bank Sampah Pulau Buluh, siswa/i SMA 11 Kota Batam, Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BP2MHKP) Kota Batam, nelayan BCL Kota Batam.

 

Pembersihan sampah plastik di laut melalui Gerakan Partisipasi Nelayan atau BCL merupakan agenda prioritas KKP dalam mengimplementasikan kebijakan ekonomi biru untuk menjaga kesehatan dan ekologi laut. Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang diwakili oleh Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Madya, Suryo Prasojo, menjelaskan betapa pentingnya kesehatan lingkungan laut bagi keberlangsungan makhluk hidup termasuk manusia. 

 

“Laut yang penuh dengan sampah akan dimakan oleh ikan dan berakhir dimakan oleh manusia melalui rantai makanan. Sebagai upaya atasi ini, KKP berkomitmen melakukan penyelamatan perkembangan generasi muda dari dampak pencemaran sampah melalui program Gernas BCL yang telah berjalan sejak Mei lalu,” ujar Suryo. 

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina mengapresiasi program Gernas BCL sebagai sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya melestarikan laut dan peluang memanfaatkan sampah menjadi penghasilan tambahan.

 

“Gernas BCL wajib diapresiasi karena melalui kegiatan bertajuk Gerakan Partisipasi Nelayan Mengambil Sampah Laut memperlihatkan bagaimana komitmen pemerintah dalam mengurangi dan membersihkan sampai di laut dan pesisir,” tambah Marlin.

 

Turut menjadikan acara penutupan ini sebagai ajang pemberian apresiasi, KKP memberikan hadiah kepada kelompok nelayan teraktif dan pihak lainnya yang terlibat dalam menyukseskan Gernas BCL. 

Terima penghargaan, perwakilan kelompok nelayan Pulau Buluh yang telah berkontribusi mengumpulkan 8 ton sampah tersebut mengungkapkan antusiasmenya untuk menjaga keberlanjutan BCL.

 

"Dengan adanya BCL jadi makin memunculkan kesadaran kami untuk bersih-bersih sampah. Kami berniat untuk meneruskan kegiatan yang baik ini," imbuhnya.


Tidak berhenti di acara penutupan Gernas BCL ini, KKP masih akan terus melakukan upaya-upaya demi mewujudkan target laut Indonesia bebas sampah plastik tahun 2040. Sebagai salah satu upayanya, KKP melalui Direktorat Pendayaan Pesisr dan Pulau-Pulau Kecil berencana akan bekerja sama dengan Bank Sampah Pulau Buluh Bersih dan Free The Sea untuk membentuk pabrik pengolahan sampah plastik.

 

Mewakili Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Koordinator Gerai Pelayanan Batam, Navila Ulfi, melaporkan total sampah yang berhasil dikumpulkan oleh nelayan BCL di Kota Batam sejak pembukaan Gernas BCL pada Mei lalu, yaitu mencapai 28 ton. Menambah jumlah tersebut, pada acara penutupan ini sebanyak 220 orang yang terlibat pada aksi bersih pantai berhasil mengumpulkan 5 ton sampah yang terdiri dari sampah plastik, kaleng, kaca, kardus, kayu, dan sampah residu.

Logo Logo
PPID BALAI PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT PADANG
Kementerian Kelautan dan Perikanan

Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Jl. Raya Pertanian Sei Lareh, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, 25175

Telepon: +62 0751 409752/53 Hotline: +62 811 7066639

Email: bpspl.padang@gmail.com; bpspl.padang@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Hubungi Kami
Total Pengunjung : 42076
© Copyright 2024, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia