BPSPL Padang Gaungkan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut di Kabupaten Deli Serdang
Kamis, 13 Juni 2024 WIB
Deli Serdang – Ancaman sampah kian membahayakan lingkungan pesisir dan laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggaungkan Gerakan Nasional (Gernas) Bulan Cinta Laut (BCL) di Pantai Serambi Deli, Desa Palu Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara. Pasca sebulan pelaksanaan Gernas BCL, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang mengadakan Bimbingan Teknis (bimtek) sebagai bentuk dukungan dan pendampingan kepada nelayan yang mengambil sampah di laut.
Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Deli Serdang Rosmeri menyampaikan dukungan dan harapannya terhadap kegiatan Bulan Cinta Laut yang telah dilaksanakan ini. “Pemerintah kabupaten sangat mendukung kegiatan ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Rosmeri.
Berharap semangat BCL dapat dilanjutkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang yang diwakili oleh Susanto mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bank sampah sebagai salah satu upaya pengelolaan sampah.
“Bank sampah dapat dikatakan sebagai suatu sistem pengelolaan sampah secara kolektif yang menampung sampah bernilai ekonomi ke industri daur ulang sehingga masyarakat mendapat keuntungan dari menabung sampah dan lingkungan menjadi bersih. Kami akan terus mengupayakan penetapan Bank Sampah Unit yang ada di desa ini. Untuk itu, harapannya bapak ibu agar lebih mengutamakan keberlanjutan Bank Sampah Unit sekaligus pelestarian lingkungan,” imbuhya.
Dukung antusiasme nelayan dan masyarakat dalam BCL, Direktur Bank Sampah Induk Berseri Basuki Rahmat pada paparan bimtek menjelaskan sumber sampah serta cara memilah jenis sampah yang bernilai ekonomis dan residu.
“Sampah bisa berasal dari rumah tangga, pabrik, dan aktivitas penangkapan yang mencakup jenis sampah anorganik dan organik. Setelah dipilah akan terpisah antara sampah bernilai ekonomis dan residunya. Sampah plastik, daun kering, tekstil, dan sejenisnya yang bernilai ekonomis akan didaur ulang untuk bisa dijual. Untuk jenis sampah yang belum diketahui nilainya seperti sampah tali arus dan jaring nantinya akan dikoordinasikan ke pihak terkait agar dicek pabrik mana yang mau menampung,” ungkapnya.
Pada penimbangan sampah seusai bimtek, total sampah yang terkumpul dan sudah dibayarkan oleh Bank Sampah Induk Berseri mencapai 1 ton dengan nilai ekonomis sampah sebesar 3 juta Rupiah. Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang Fajar Kurniawan mengapresiasi semangat nelayan, bank sampah, dan instansi terkait lainnya dalam mewujudkan agenda prioritas KKP berupa pembersihan sampah plastik di laut.
Kegiatan yang digelar pada Kamis (13/06) ini turut melibatkan Dinas Perikanan Kabupaten Deli Serdang, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang, Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan, Camat Pantai Labu, Kepala Desa Palu Sibaji, Kepala Desa Pantai Labu Pekan, dan nelayan anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pantai Labu.
Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Jl. Raya Pertanian Sei Lareh, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, 25175
Telepon: +62 0751 409752/53 Hotline: +62 811 7066639
Email: bpspl.padang@gmail.com; bpspl.padang@kkp.go.id
Call Center KKP: 141