Pembudidaya Udang Cilacap " NAIK KELAS" BBPBAP Jepara Transfer Teknologi Budidaya Adaptif dan Berkelanjutan

Selasa, 16 Juni 2026 WIB

Jepara,--- Sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan yang memiliki peran strategis dalam pengembangan teknologi perikanan budidaya air payau, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara terus menunjukkan komitmennya sebagai sahabat pembudidaya melalui berbagai kegiatan pendampingan, transfer teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia perikanan budidaya.

Diwujudkan melalui Pendampingan dan Pembinaan bagi Kelompok Petambak Udang Kabupaten Cilacap yang berlangsung di BBPBAP Jepara pada 10--12 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Kapasitas Pembudidaya Ikan Kecil yang didanai melalui APBD Kabupaten Cilacap Tahun Anggaran 2026 dan diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap.

Sebanyak puluhan peserta yang terdiri atas pembudidaya ikan, petambak udang, penyuluh perikanan, petugas teknis, serta ASN Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Kehadiran para peserta menjadi bukti tingginya kebutuhan akan akses informasi, inovasi, dan teknologi budidaya yang aplikatif untuk mendukung peningkatan produktivitas usaha perikanan budidaya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap, Indarto, S.Pi., M.Sc., M.Eng., menyampaikan bahwa BBPBAP Jepara memiliki peran penting sebagai pusat pembelajaran dan rujukan teknologi budidaya bagi para pembudidaya di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Cilacap.

 

"Melalui kegiatan ini, kami berharap para petambak udang dan pelaku usaha perikanan budidaya Kabupaten Cilacap dapat memperoleh pengetahuan baru, memperluas wawasan mengenai diversifikasi usaha budidaya, serta mampu mengadopsi teknologi yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat perikanan," ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antar kedua instansi ini, menjadi langkah strategis dalam mempercepat adopsi inovasi teknologi budidaya yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi teknis yang disampaikan oleh para ahli dan praktisi BBPBAP Jepara. Materi tersebut meliputi Budidaya Udang Vaname, Budidaya Ikan Bandeng, Teknik Budidaya Ikan Nila Salin, serta Budidaya Biota Air Payau Lainnya, khususnya Kepiting Bakau.

Tidak hanya memberikan materi, para narasumber BBPBAP Jepara juga membuka ruang diskusi yang luas bagi peserta untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Suasana belajar yang interaktif menjadikan kegiatan ini sebagai wadah berbagi pengalaman sekaligus sarana mencari solusi atas berbagai tantangan usaha budidaya.

Kepala BBPBAP Jepara, Mulyanto, S.T., M.Si., menegaskan bahwa BBPBAP Jepara hadir tidak hanya sebagai lembaga penelitian dan pengembangan teknologi, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat bagi para pembudidaya dalam meningkatkan kapasitas dan keberhasilan usaha budidaya.

 

"Kami ingin BBPBAP Jepara selalu hadir di tengah pembudidaya sebagai sahabat yang siap berbagi ilmu, teknologi, dan pengalaman. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara pembudidaya dengan BBPBAP sehingga berbagai inovasi budidaya dapat diterapkan untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan masyarakat perikanan," ungkap Mulyanto.

 

Ia menambahkan bahwa berbagai teknologi yang dikembangkan BBPBAP Jepara dirancang agar dapat diterapkan sesuai karakteristik wilayah dan kebutuhan pembudidaya. Dengan demikian, inovasi yang dihasilkan tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas usaha.

 

Pada hari kedua, peserta diajak melihat langsung penerapan berbagai teknologi budidaya unggulan yang dikembangkan BBPBAP Jepara melalui kegiatan kunjungan lapangan. Peserta memperoleh pembelajaran mengenai Teknologi Budidaya Udang Vaname Intensif, Teknologi Budidaya Kepiting Bakau, Teknologi Budidaya Bandeng, serta Teknologi Budidaya Ikan Nila Salin.

 

Melalui kunjungan tersebut, peserta dapat menyaksikan secara langsung bagaimana teknologi modern diterapkan mulai dari pengelolaan kualitas air, manajemen pakan, biosekuriti, pengendalian kesehatan ikan dan udang, hingga strategi peningkatan produktivitas usaha budidaya yang berkelanjutan.

 

Kunjungan lapangan menjadi pengalaman berharga karena memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi budidaya yang dapat diadaptasi dan dikembangkan di Kabupaten Cilacap. Selain memperkaya wawasan teknis, kegiatan ini juga memperkuat jejaring dan kemitraan antara pembudidaya dengan BBPBAP Jepara sebagai pusat inovasi dan pengembangan teknologi perikanan budidaya air payau.

 

BBPBAP Jepara kembali menegaskan perannya sebagai pusat unggulan teknologi budidaya air payau sekaligus sahabat pembudidaya, yang tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga memastikan inovasi tersebut sampai, dipahami, dan dapat diterapkan oleh masyarakat pembudidaya. Diharapkan sinergi yang terbangun antara BBPBAP Jepara, pemerintah daerah, penyuluh perikanan, dan para pembudidaya dapat terus diperkuat guna mewujudkan sektor perikanan budidaya yang maju, mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

 

 

 

 

Logo Logo
PPID BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU JEPARA
Kementerian Kelautan dan Perikanan

Jalan Cik Lanang Kelurahan Bulu Kecamatan Jepara Kabupaten Jepara Jawa Tengah

(0291) 591 125 / 0811 2700 215

Email: bbpbapjpr@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Hubungi Kami
Total Pengunjung : 23656
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia