BBP3KP Dorong Tenant Invapro KAPE Naik Kelas melalui Bimbingan Teknis Pengembangan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 WIB

Jakarta, 21 Agustus 2026 — Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) melaksanakan Bimbingan Teknis Pengembangan Usaha dalam rangka Inkubasi Bisnis Inovasi Produk Kelautan dan Perikanan (Invapro KAPE) pada 19–21 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di BBP3KP Jakarta dengan diikuti 22 tenant Invapro KAPE yang berasal dari tujuh provinsi, yaitu Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha kelautan dan perikanan agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan serta menghasilkan produk yang inovatif dan berdaya saing. Melalui kegiatan ini, para tenant mendapatkan penguatan pengetahuan dan keterampilan terkait pengelolaan dan pengembangan usaha, meliputi mutu dan sertifikasi, kewirausahaan, pemasaran, permodalan, kelembagaan, serta pengemasan dan pelabelan produk.

Kepala BBP3KP dalam penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa Inbis Invapro KAPE merupakan program Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) yang dilaksanakan oleh BBP3KP. Program tersebut juga disinergikan dengan berbagai program prioritas, salah satunya melalui dukungan terhadap pengembangan budidaya ikan tematik melalui diversifikasi dan pengolahan produk berbahan baku ikan nila dan lele.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tenant Invapro KAPE dapat berkembang menjadi UMKM yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing, serta mampu menghasilkan produk olahan perikanan yang memiliki nilai tambah,” ujar Kepala BBP3KP dalam arahannya.

Sementara itu, pada pembukaan kegiatan, Sekretaris Direktorat Jenderal PDSPKP menyampaikan arahan terkait Asta Cita Presiden dan enam program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya diversifikasi produk olahan hasil perikanan sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan agenda hilirisasi.

Ditjen PDSPKP juga menegaskan komitmennya untuk terus membina dan mendampingi UMKM melalui program Inbis Invapro KAPE maupun berbagai program pembinaan lainnya. Pendampingan tersebut diharapkan dapat mendorong UMKM kelautan dan perikanan untuk naik kelas, sekaligus membuka peluang sinergi yang lebih luas dengan pemerintah daerah.

Selama kegiatan, para tenant memperoleh berbagai materi pengembangan usaha, mulai dari kewirausahaan, penyusunan Business Model Canvas (BMC), hingga praktik penyusunan BMC untuk memetakan dan mengembangkan model bisnis masing-masing. Peserta juga mendapatkan materi mengenai kelayakan dasar pengolahan melalui penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP), penyusunan panduan mutu, teknik pengemasan dan pelabelan, analisis usaha, serta praktik melakukan analisis usaha.

Tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, para tenant juga mengikuti praktik diversifikasi produk olahan hasil perikanan. Praktik tersebut mencakup pembuatan stik ikan, lele marinasi, dan fillet ikan. Kegiatan praktik menjadi sarana bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan teknis sekaligus mengeksplorasi peluang pengembangan produk yang memiliki nilai tambah dan potensi pasar.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat pelatihan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian bimbingan teknis.

Ke depan, BBP3KP akan melaksanakan pendampingan lebih lanjut kepada tenant Invapro KAPE, khususnya dalam penerapan materi yang telah diberikan serta pengembangan produk hasil praktik. Pendampingan juga akan diarahkan untuk membantu tenant dalam memenuhi legalitas dan perizinan edar produk, sehingga produk olahan hasil perikanan yang dihasilkan dapat semakin siap memasuki pasar.

Melalui rangkaian pembinaan yang berkelanjutan, Inbis Invapro KAPE diharapkan tidak hanya menjadi wadah peningkatan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga menjadi instrumen untuk mendorong lahirnya produk kelautan dan perikanan yang inovatif, berkualitas, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing di pasar.

Logo Logo
PPID BALAI BESAR PENGUJIAN PENERAPAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kementerian Kelautan dan Perikanan

Jl. Raya Setu No. 70, RT.5/RW.1, Kel. Setu, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13880

+6282228246262

Email: bbp3kp@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Hubungi Kami
Total Pengunjung : 149466
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia